Penulis : Fat Hurrahman

  1. Terangkan Pengertian ilmu kalam atau tauhid ?

Ilmu kalam adalah suatu ilmu yang membahas tentang “wujud Allah”, tentang sifat-sifat yang wajib tetap pada Nya, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepadanya, dan tentang sifat-sifat yang sama sekali wajib di lenyapkan dari pada Nya, juga membahas tentang para rasul Allah, meyakinkan kerasulan mereka, meyakinkan apa yang wajib ada pada diri mereka sendiri dan apa yang terlarang menghubungkannya kepada diri mereka (Muhammad Abduh)

  1. Apa yang menjadi sasaran atau pembahasan ilmu kalam / ilmu tauhid ?

Yang menjadi sasaran atau pembahasan ilmu kalam / ialah tentang sifat-sifat yang wajib bagi Allah swt, sifat-sifat yang boleh disifatkan kepada-Nya dan tentang sifat-sifat yang mustahil bagi Allah swt. Juga membahas tentang para rasul Nya.

3. Sebutkan nama-nama lain dari ilmu kalam serta sebutkan alasannya!.

Ilmu Ushuluddin.

Dinamakan karena itu adalah pokok daripada soal-soal lain dalam agama Islam.

Ilmu tauhid

Dinamakan karena mempelajari sifat keesaan Nya.

Ilmu Ma’rifat

Mengetahui dengan sebenar-benarnya tentang segala hal yang bersangkutan dengan Allah dengan sebenar-benar yakin dan dengan keteguhan hati yang kuat.

lmu Hakikat

Karena segala sesuatu nya menjelaskan tentang hakikat yang tujuannya juga agar dapat meyakini dengan kepercayaan yang benar.

Ilmu Kalam

Karena inilah yang menjadi pembahasan dan diskusi yang sangat sengit dan paling banyak di perbincangkan tentang sifat kalam Allah.

  1. Apa yang dimaksud dengan tauhid Uluhiyyah dan rububiyyah ?

Tauhid Uluhiyyah yaitu beribadah, berdo’a, meminta dalam hal goib, tunduk patuh, merendah hanya kepada Allah.

Tauhid Rububiyyah yaitu bahwa Allah swt, satu-satunya pencipta, pemelihara, penguasa dan mengatur alam ini.

  1. Siapa kaum Khawarij dan bagaimana pendapatnya tentang status orang mu’min yang melakukan dosa besar?

Kaum Khawarij adalah orang yang menentang kekhalfahan yang sah yang di jabat oleh Ali Bin abi Thalib dan menyatakan keluar dari barisannya, mereka mengangkat Abdullah Bin Wahhab sebagai pemimpin dan menyingkir ke Harura di desa dekat Kaffah.

Pendapat Kaum Khawarij adalah bahwa seseorang yang telah mengucapkan kalimah syahadat tapi tetap melakukan dosa-dosa besar maka hukumnya tetap dipandang kafir dan keluar dari Islam harta dan darahnya halal diambil dan dibunuh.

  1. Terangkan pengertian Iman, Nifak, Syirik !

– Iman menurut

Mu’tazilah

Iman bukanlah tasdiq dan iman dalam arti mengetahui belumlah cukup. Menurut abdul jabbar (Ulama Mu’tazilah) orang yang tahu tuhan tetapi melawan kepadnya bukanlah orang mu’min. Dengan demikian, iman bagi mereka bukanlah tasdiq, bukan pula ma’rifah. Tegasnya, iman bagi mereka adalah pelaksanaan perintah Tuhan, baik yang wajib maupun yang sunnah.

Asy’ariyah

Iman adalah tasdiqtentang adanya Tuhan, Rasul-rasul dan berita yang mereka bawa. Tegasnya menurut kaum Al Asy’ari iman adalah Tasdiq dan pengetahuan tidak timbul kecuali etelah datangnya kabar yang dibawa wahyu yang bersangkutan.

Maturidi

Iman adalah menerima dalam hati dengan lidah menyebut bahwa tidak adatuhan selain Alllah dan bahwa tidak ada yang serupa dengan dia. Ini dari golongan Bukhara.

Dari golongan Samarkand Iman mestilah lebih daripada tashdiq, yaitu pengakuan dengan lidah dan penerimaan dalam hati.

– Nifak

Adalah menutupi kekufuran yang bersemi dalam jiwa, melahirkan Islam dengan lisan dan perbuatan, dan orang semacam itu disebut munafik dalam pengertian syari’ah, munafik artinya menyembunyikan kekafiran dalam hatinya dan menampakkan iman dalam lidahnya. Ia mengucapkan beriman tetapi tidak sama di dalam hatinya dan tidak melakukan kewajiban-kewajiban sebagai orang yang beriman, bahkan mengerjakan yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Syirik

Menurut Muhammda Abduh ialah percaya bahwa ada yang memberi bekas karena Allah bahwa ada sesuatu yang mempunyai kekuasaan yang mutlak selain allah, seperti i’tikad.

  1. Siapa nama pendiri aliran Mu’tazilah dan terangkan ajarannya tentang :

Pendiri aliran Mu’tazilah adalah Washil bin Atho’ Ialah orang yang berdosa besar selain musyrik itu tidak mukmin dam tidak kafir, tetapi fasik. Fasik terletak antara iman dan kafir. Yaitu tempatnya nantinya di antara sorga dan neraka.